Berita

Peringati Milad ke-15, Sentra HKI UAD Gelar Workshop Valuasi Paten dan Luncurkan Katalog Paten Terbaru

YOGYAKARTA – Dalam rangka memperingati Milad ke-15, Sentra Hak Kekayaan Intelektual (HKI) Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menyelenggarakan workshop bertajuk “Valuasi Paten Sebagai Aset Perguruan Tinggi” pada Senin, 19 Oktober 2026. Acara yang dilangsungkan secara daring melalui platform Zoom ini tercatat dihadiri oleh 107 orang peserta yang terdiri dari civitas akademika Universitas Ahmad Dahlan dan Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (PTMA). Kegiatan ini diselenggarakan dengan tujuan untuk mendorong hilirisasi dan komersialisasi paten, serta menyiapkan para inventor maupun pengelola kekayaan intelektual agar memiliki keterampilan praktis dalam melakukan valuasi. Rangkaian acara yang dipandu oleh Eka Anisa Sari, S.I.Kom., M.Ikom. sebagai MC. Kegiatan ini diawali dengan laporan Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Prof. Ir. Anton Yudhana S.T., M.T., Ph.D. dan dibuka secara resmi oleh Rektor Universitas Ahmad Dahlan, Prof. Dr. Muchlas, M.T., yang hadir memberikan sambutan. Bersamaan dengan agenda pembukaan tersebut, Kepala Sentra HKI UAD, Dra. Sudarmini, M.Pd., turut meluncurkan “Katalog Paten #4 2026 Sentra Kekayaan Intelektual Universitas Ahmad Dahlan”. Memasuki sesi inti, pemaparan materi disampaikan oleh Ketua Tim Valuasi Direktorat Manajemen Kekayaan Intelektual BRIN, Adi Setiya Dwi Grahito, S.Si., MA, MSE. Sesi pemaparan dan diskusi ini dipandu oleh moderator Dr. Umi Salamah, S.Si., M.Sc. Untuk memastikan tercapainya tujuan kegiatan, agenda pemaparan teori tersebut langsung disambung dengan sesi praktik valuasi paten agar para peserta dapat mengaplikasikan ilmu yang telah didapatkan. Melalui penyelenggaraan kegiatan ini, diharapkan upaya hilirisasi dan komersialisasi paten di lingkungan perguruan tinggi dapat semakin terakselerasi. Selain itu, para pengelola kekayaan intelektual diharapkan semakin siap, mandiri, dan terampil dalam melakukan praktik valuasi terhadap aset paten yang ada. Secara khusus, kegiatan ini diharapkan mampu memicu semangat para inventor, baik di UAD maupun di lingkungan Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (PTMA), untuk terus melahirkan inovasi yang tidak hanya diakui secara akademis, tetapi juga memiliki nilai komersial riil yang bermanfaat bagi masyarakat luas.